Selasa, 26 Maret 2013

PRINSIP KERJA PERANGKAT INPUT


PRINSIP KERJA PERANGKAT INPUT
1.    Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.
Sebuah keyboard seperti miniatur komputer. keyboard mempunyai prosesor sendiri dan rangkaian sirkuit yang membawa informasi menuju dan dari prosesor tersebut. Bagian terbesar dari rangkaian keyboard berupa “key matrix”
“Key matrix” adalahsebuah kisi rangkaian dibawah tombol-tombol keyboard. Di dalam keyboard, tiap rangkaiannya terputus (seperti saklar) pada titik dibawah tiap tombol. Ketika kita menekan sebuah tombol, tombol tersebut menekan sebuah saklar, menjadikan rangkaian tersambung dan mengalirkan arus listrik melaluinya. Jika kita lama pada tombol, prosesor mengenalinya sama dengan menekan tombol tersebut berulang-ulang. Ketika prosesor menemukan rangkaian tertutup (tersambung karena adanya penekanan tombol), maka prosesor akan membandingkan lokasi yang rangkaian tertutup tersebut dengan peta karakter yang tersimpan dalam ROM (read only memory) keyboard. Peta karakter pada dasar nya adalah tabel daftar karakter yaitu daftar posisi tiap-tiap tombol atau kombinasi tombol beserta karakter yang direpresentasikannya. Sebagai contoh, peta karakter memberitahu prosesor bahwa menekan tombol “a” sendirian menghasilkan huruf kecil “a”, tetapi tombol Shift bersama tombol “a” bersama-sama akan menghasilkan huruf kapital “A”

2.    Mouse optick
Salah satu perangkat input yang tidak kalah pentingnya dibanding keyboard yaitu mouse. Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse adalah satu dari beberapa alat penunjuk (pointing device) yang dikembangkan untuk On Line System (NLS) milik Engelbard.  Selain mouse, yang pada mulanya disebut "bug", juga dikembangkan beberapa alat pendeteksi gerakan tubuh yang lain, misalnya alat yang diletakkan di kepala untuk mendeteksi gerakan dagu. Karena kenyamanan dan kepraktisannya, mouse-lah yang dipilih.
Mouse komputer berteknologi bola (track ball), kini sudah tergantikan dengan optik. Mouse optik  emiliki kamera beresolusi rendah yang dapat  menangkap sekitar 1500 – 6000 gambar permukaan di bawahnya. Dengan kemampuan analisanya, mouse dapat menghitung posisi, kecepatan, dan pergerakannya.Ketika mouse terhubung dengan komputer, lampu LED merah mulai bersinar. Cahayanya  fokus pada permukaan bawah mouse dengan lebih dulu melewati lensa tipe khusus (HDNS-2100).  cahaya LED terpantul kembali ke kamera  yang terintegrasi dengan Sensor Optical Mouse. Kamera mengambil gambar dari permukaan dengan frekuensi di kisaran 1500 – 6000 gambar per detik . untuk menghitung posisi mouse. Gambar-gambar ini diproses oleh Processor Digital Signal dan hasil koordinatnya dikirim ke IC A2611D melalui transmisi data serial. Kemudian, IC (A2611D) lainnya akan mengambil input serial dari sensor gambar dan tombol mouse, yang seterusnya dikonversi ke protokol USB dan mengirimkannya ke PC. Driver dari mouse yang terpasang pada computer menerima koordinat dan menghasilkan gerakan kursor yang sesuai.

3.    Joystick
program game, dalam pengoprerasian, joystick tidak memerlukan tempat yang luas. Setelah perintah mulai di terimah oleh joystick akan mengirim data yang menunjukan ID joystick (0x41 untuk joystick digital dan 0x37 untuk joystick analog red mode). Pada saat yang bersamaan dengan joystick mengirim ID mikrokontroler juga mengirim data (0x42) untuk meminta data dari joystick. Saat data (0x42) di terima maka joystick akan membalas dengan mengirim data (0x52) sebagai pemberitahuan bahwa data akan segera di kirim. Setelah itu joystick mengirim data 6X8 bit yang berisi informasi tombol mana saja yang di tekan.

4.    Scanner
Scanner   adalah  suatu  alat   elektronik  yang   fungsinya  mirip dengan mesin  fotokopi.  Mesin  fotocopy hasilnya dapat   langsung kamu  lihat  pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat  dirubah dan dimodifikasi  sehingga  tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.
Cara Kerja Scanner
Scanner adalah alat inputan komputer dengancara kerjanya yaitu membaca gambar menggunakan sinar kemudian hasilnya dimasukkan kedalam komputer berupa gambar. Scanner merupakan perangkat yang cara kerjanya sama dengan cara kerjanya mesin fotocopy.
Ketika kamu menekan tombol mouse untuk memulai Scanning, yang terjadi adalah:
1)        Penekanan  tombol  mouse dari  komputer  menggerakkan pengendali kecepatan pada  mesin  scanner.  Mesin  yang   terletak  dalam  scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.
2)        Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiriman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.
3)      Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.
4)        Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.
5)      Apabila hasil  atau tampilan teks / gambar  ingin dirubah,  kita dapat merubahnya  dengan menggunakan   software-software   aplikasi  yan
g ada. Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain- lain. pot scanned.

5.    Barcode
Barcode termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku.
Untuk memahami bagaimana barcode scanner bekerja, kita harus mengeksplorasi bagian-bagian berbeda dari perangkat itu. Pada dasarnya, ada 3 bagian fungsional dalam sebuah barcode scanner, yaitu, sistem pencahayaan, sensor / konverter, dan decoder.

Scanner barcode mulai dengan menerangi kode dengan Red Light. Sensor dari barcode scanner mendeteksi cahaya yang dipantulkan dari sistem pencahayaan dan menghasilkan sinyal analog dengan tegangan yang bervariasi yang mewakili intensitas gelombang magnetik. Konverter merubah sinyal analog ke sinyal digital yang dikirimkan ke decoder. Decoder mengimplementasikan sinyal digital, mengkoreksi dan memvalidasi dengan kalkulasi matematika, mengubahnya menjadi teks ASCII lalu mengirimkannya ke komputer.

6.    Touchpad
Touchpad atau bisa juga disebut Trackpad adalah perangkat penunjuk (pointer) yang terdiri dari permukaan khusus yang bisa menerjemahkan gerakan dan posisi jari pengguna ke posisi relatif di layar. Unit input ini adalah fitur umum dari laptop/notebook dan juga digunakan sebagai pengganti mouse komputer di space meja yang kecil.
Ada dua cara pokok bagaimana touchpad bekerja. :
a. Dalam pendekatan matriks, serangkaian konduktor diatur dalam sebuah array dari garis paralel dalam dua lapisan, dipisahkan oleh isolator dan persimpangan satu sama lain pada sudut yang tepat untuk membentuk grid. Sinyal frekuensi tinggi diberikan secara berurutan antara pasangan dalam grid array dua dimensi. Arus yang lewat di antara node sebanding dengan kapasitansi. Ketika virtual ground, seperti jari, ditempatkan di atas salah satu persimpangan antara lapisan konduktif beberapa bidang listrik dihubungsingkat ke titik ground ini, mengakibatkan perubahan kapasitansi yang besar di titik itu.

b.  Capacitive shunt method, dijelaskan dalam catatan aplikasi oleh Analog Devices, merasakan perubahan kapasitansi antara pemancar dan penerima yang ada di sisi berlawanan dari sensor. Pemancar menciptakan medan listrik yang berosilasi di 200-300 kHz. Jika titik ground, seperti jari, ditempatkan antara pemancar dan penerima,  beberapa garis medan didorong menjauh, seihingga mengurangi kapasitansi.

Selasa, 19 Maret 2013

Makalah Peranan Teknologi Informasi untuk Perekonomian Masyarakat


Peranan Teknologi Informasi untuk Perekonomian Masyarakat



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Di zaman sekarang kemajuan teknologi informasi telah mengubah cara hidup masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Peranan dan keberadaan teknologi informasi dan komunikasi di segala sector kehidupan tanpa sadar telah membawa dunia ke gerbang globalisasi tanpa batas dan tidak mengenal jarak. Siapapun dapat berkomukasi dan mengakses segala informasi yang di butuhkan dengan cepat dan dimanapun keberadaanya.
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan mengolah, menghasilkan, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data untuk menghasilkan informasi yang berkualitas serta menyebarkannya dalam berbagai bentuk, seperti gambar, text, suara, dan lainnya. Informasi ini harus akurat, relevan, logis, dan tepat waktu yang berguna untuk kepentingan pribadi, bisnis, dan pemerintahan, serta yang lainnya.
Secara garis besar perkembangan teknologi mempunyai dampak positif dan negatif bagi kehidupan manusia, dan perkembangan teknologi tersebut sangat berhubungan dengan masyarakat, salah satunya teknologi informasi. Teknologi informasi sangat berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat, baik dalam membantu pekerjaan menjadi lebih mudah dan ringan, maupun dalam hal ekonomi, pemerintahan maupun hal lainnya. Teknologi informasi bermanfaat di kalangan masyarakat, seperti dalam bidang transportasi, perdagangan, perbankan, kesehatan, pendidikan, maupun bidang lainnya.
Dari latar belakang di atas bahwa teknologi informasi memiliki banyak manfaat di dalam bisnis  maka penulis tertarik untuk membuat Makalah tentang peranan teknologi informasi untuk ekonomi masyarakat.
1.2 Rumusan Masalah
1.      apa pengertian dari teknologi informasi ?
2.      Bagaimana peran teknologi informasi di dalam prekonomian masyarakat ?
1.3 Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalh ini  adalah :
1.      Untuk mengetahaui pengertian dari teknologi informasi
2.      Untuk mengetahui peran teknologi informasi di dalam prekonomian masyarakat
1.4 Manfaat
Manfaat dari pembuatan makalah adalah :
1.    Dapat mengetahui pengertian teknologi informasi
2.    Dapat mengetahui peran dari teknologi informasi di dalam prekonomian  masyarakat.




BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Informasi dan Teknologi Informasi
Informasi adalah benda abstrak yang dapat dipergunakan untuk mencapai tujuan positif dan atau sebaliknya. Informasi dapat mempercepat atau memperlambat pengambilan keputusan. Dengan demikian informasi memiliki kekuatan, baik yang membangun maupun yang merusak. Dalam prakteknya, informasi dapat disajikan dalam berbagai bentuk baik lisan (oral), tercetak (printed), audio, maupun audio-visual gerak yang masing-masing memiliki ciri khas, kelebihan dan kekurangan.
Dalam pengertian yang sederhana, menurut J.B. Wahyudi teknologi informasi dapat diartikan sebagai “Teknologi informatika yang mampu mendukung percepatan dan meningkatkan kualitas informasi, serta percepatan arus informasi ini tidak mungkin lagi dibatasi oleh ruang dan waktu”. Dari pendapat ini terdapat item yang sangat mendasar yaitu percepatan dan peningkatan kualitas informasi yang tidak terbatasi oleh ruang dan waktu, kalimat tersebut lebih mengarah kepada kedudukan teknologi informasi secara fungsional, yakni mempercepat akses informasi dan meningkatkan kualitas informasi.
Everett M. Rogers (1986) dalam Communication Technology menyatakan bahwa teknologi biasanya memiliki dua aspek, yaitu perangkat keras (objek materi dan sifatnya), dan aspek perangkat lunak (dasar informasi untuk menggerakkan perangkat keras itu). Sedangkan batasan mengenai teknologi informasi itu, Rogers menyatakan:
“Teknologi informasi adalah perangkat keras bersifat organisatoris, dan meneruskan nilai-nilai sosial dengan siapa individu atau khalayak mengumpulkan, memproses, dan saling mempertukarkan informasi dengan individu atau khalayak lain.
Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan secara sederhana bahwa teknologi informasi merupakan seperangkat fasilitas yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak yang dalam prakteknya diarahkan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas informasi yang sangat dibutuhkan oleh setiap lapisan masyarakat secara cepat dan berkualitas. Berkat teknologi informasi inilah, informasi yang ada di setiap tempat pada detik yang sama dapat dipantau di tempat lain meskipun tempat itu berada di belahan bumi yang lain, atau bahkan di ruang angkasa sekalipun.
Teknologi informasi yang difungsikan untuk layanan informasi kepada masyarakat memungkinkan terjadinya pertukaran informasi dalam waktu seketika tanpa dapat dibatasi oleh ruang dan waktu. Hal ini tentu akan sangat mendukung suatu disiplin ilmu atau suatu jenis pekerjaan yang memerlukan kecepatan akses informasi seperti jurnalistik atau ekonomi. Jurnalistik merupakan jenis kerja yang mengutamakan aktualitas/kecepatan; sedangkan pada bidang ekonomi/bisnis percepatan informasi akan membawa pengaruh terhadap perolehan profit atau sebaliknya. Sudah terbukti secara nyata bahwa bidang pembangunan, perekonomian, bisnis, dan bidang lainnya tidak akan mengalami kemajuan tanpa diimbangi dengan pencapaian kemajuan di bidang teknologi informasi.
2.2  Peran Teknologi Informasi di dalam Prekonomian Masyarakat
Dalam kegiatannya perekonomian membutuhkan dan mempunyai berbagai faktor penunjang seperti sumberdaya manusia (human resources), sumber daya alam (natural resources), sumberdaya tekhnologi (technology resources). Sumberdaya technology merupakan sumberdaya pendukung yang berguna untuk mempermudah dalam berbagai hal. Dalam pelaksanaannya sumber daya teknologi biasa di kenal dengan TIK (technology informasi dan komunikasi).
 Dengan adanya internet proses perdagangan tidak membutuhkan waktu yang lama atau berjam-jam dan bisa melakukan perdagang dengan waktu yang sangat singkat. Ini juga bisa menghemat waktu. Disisi lain juga mempunyai peranan untuk membantu perusahaan yang mempunyai sistem TIK untuk mendukung bisnisnya. Perusahaan juga bisa mudah untuk mencari informasi dari luar atau perkembangan dunia ekonomi di luar. Peningkatan perusahaan akan bisa berkembang karena bisa mudah untuk menjalankan pekerjaan.
Manfaatnya juga banyak yaitu perusahaan bisa mudah menjalankan kinerjanya sangat membantu menjalankan bisnis perusahaan, bisa memperoleh informasi dari luar, membutuhkan waktu yang sangat singkat untuk proses perdagangan. Dan bila sistim TIK dalam perusahaan sangat mendukung perusahaan akan bisa memperoleh pendapataan yang diinginkan perusahaan. contoh dari penggunaan Teknologi Informasi di dalam ekonomi/ bisnis seperti :
1.  Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. e-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
2.   M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan system m-dagang ini.
Dari beberapa contoh di atas sehingga teknologi informasi sangat mendukung dalam bidang ekonomi yaitu membantu menjalakan bisnis karena sangat mudah dan tidak melalui proses yang lama, contoh penggunaan di atas bukan hanya untuk perusahan saja, semua orang bebas menggunakanya untuk berdagang. Sehingga teknologi informasi juga  berperan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.





BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
1.         teknologi informasi merupakan seperangkat fasilitas yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak yang dalam prakteknya diarahkan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas informasi yang sangat dibutuhkan oleh setiap lapisan masyarakat secara cepat dan berkualitas. Berkat teknologi informasi inilah, informasi yang ada di setiap tempat pada detik yang sama dapat dipantau di tempat lain meskipun tempat itu berada di belahan bumi yang lain, atau bahkan di ruang angkasa sekalipun.
2.         Dengan menggunakan teknologi informasi dapat membatu meningkat ekonomi masyarakat karena masyarakat dapat memanfaatkan peranan dari teknologi informasi tersebut seperti menggunakan layanan E-Commerce dan M-Commerce dalam membatu proses berdagang. Karena jika menggunakan layanan internet ini maka proses perdagangan tidak membutuhkan waktu yang lama atau berjam-jam dan bisa melakukan perdagang dengan waktu yang sangat singkat. Ini juga bisa menghemat waktu, serta para pedagang juga bisa mempromosikan atau menjual barangnya tidak sebatas di daerahnya saja, karena dengan jaringan internet para pedagang bisa menjangkau pembeli di luar kota atau bahkan di luar negri, yang tentunya akan meningkatkan omset penjualannya dan menambah penghasilan.
3.2 Saran
1.      Sebagai manusia yang selalu membutuhkan informasi, kita harus pandai-pandai memanfaatkan internet/teknologi informasi untuk mengetahui informasi-informasi di berbagai belahan dunia.
2.      Bagi setiap oang yang ingin menggunakan atau berhubungan dengan teknologi informasi, agar bertindaklah sesuai dengan kode etik yang berlaku, jangan bertindak tidak tanggung jawab dan dan harus professional.



DAFTAR PUSTAKA
Huda, Miftahul.2007. “Layanan Informasi untuk Pemberdayaan Masyarakat”. http://bank-ilmu.blogspot.com/2007/04/layanan-informasi-untuk-pemberdayaan.html. (di akses tanggal 1 januari 2013)

Putri, D.W.E. 2012.“Peranan dan Manfaat TIK dalam Menunjang Pertumbuhan Ekonomi”. http://dianwijayantiekaputri.blogspot.com/2012/10/peranan-dan-manfaat-tik-dalam-menunjang.html. (di akses tanggal 2 januari 2013).

Susanto,Rudi.2010. “Manfaat Teknologi Informasi  & Komunikas dalam Bidang Ekonomi’. http://rudi.blog.uns.ac.id/2010/11/08/manfaat-teknologi-informasi-komunikasi-dalam-bidang-ekonomi/ (di akses tanggal 2 januari 2013)