PRINSIP KERJA PERANGKAT INPUT
1. Keyboard
Keyboard
merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan
komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus
serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah
lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.
Sebuah keyboard seperti miniatur komputer.
keyboard mempunyai prosesor sendiri dan rangkaian sirkuit yang membawa
informasi menuju dan dari prosesor tersebut. Bagian terbesar dari rangkaian
keyboard berupa “key matrix”
“Key matrix”
adalahsebuah kisi rangkaian dibawah tombol-tombol keyboard. Di dalam keyboard,
tiap rangkaiannya terputus (seperti saklar) pada titik dibawah tiap tombol.
Ketika kita menekan sebuah tombol, tombol tersebut menekan sebuah saklar,
menjadikan rangkaian tersambung dan mengalirkan arus listrik melaluinya. Jika
kita lama pada tombol, prosesor mengenalinya sama dengan menekan tombol
tersebut berulang-ulang. Ketika prosesor menemukan rangkaian tertutup
(tersambung karena adanya penekanan tombol), maka prosesor akan membandingkan
lokasi yang rangkaian tertutup tersebut dengan peta karakter yang tersimpan
dalam ROM (read only memory) keyboard. Peta karakter pada dasar nya adalah
tabel daftar karakter yaitu daftar posisi tiap-tiap tombol atau kombinasi
tombol beserta karakter yang direpresentasikannya. Sebagai contoh, peta
karakter memberitahu prosesor bahwa menekan tombol “a” sendirian menghasilkan
huruf kecil “a”, tetapi tombol Shift bersama tombol “a” bersama-sama akan
menghasilkan huruf kapital “A”
2. Mouse optick
Salah satu
perangkat input yang tidak kalah pentingnya dibanding keyboard yaitu mouse.
Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat.
Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard.
Mouse adalah satu dari beberapa alat penunjuk (pointing device) yang
dikembangkan untuk On Line System (NLS) milik Engelbard. Selain mouse, yang pada mulanya disebut
"bug", juga dikembangkan beberapa alat pendeteksi gerakan tubuh yang
lain, misalnya alat yang diletakkan di kepala untuk mendeteksi gerakan dagu.
Karena kenyamanan dan kepraktisannya, mouse-lah yang dipilih.
Mouse
komputer berteknologi bola (track ball), kini sudah tergantikan dengan optik.
Mouse optik emiliki kamera beresolusi
rendah yang dapat menangkap sekitar 1500
– 6000 gambar permukaan di bawahnya. Dengan kemampuan analisanya, mouse dapat
menghitung posisi, kecepatan, dan pergerakannya.Ketika mouse terhubung dengan
komputer, lampu LED merah mulai bersinar. Cahayanya fokus pada permukaan bawah mouse dengan lebih
dulu melewati lensa tipe khusus (HDNS-2100).
cahaya LED terpantul kembali ke kamera
yang terintegrasi dengan Sensor Optical Mouse. Kamera mengambil gambar
dari permukaan dengan frekuensi di kisaran 1500 – 6000 gambar per detik . untuk
menghitung posisi mouse. Gambar-gambar ini diproses oleh Processor Digital
Signal dan hasil koordinatnya dikirim ke IC A2611D melalui transmisi data
serial. Kemudian, IC (A2611D) lainnya akan mengambil input serial dari sensor
gambar dan tombol mouse, yang seterusnya dikonversi ke protokol USB dan
mengirimkannya ke PC. Driver dari mouse yang terpasang pada computer menerima
koordinat dan menghasilkan gerakan kursor yang sesuai.
3. Joystick
program
game, dalam pengoprerasian, joystick tidak memerlukan tempat yang luas. Setelah
perintah mulai di terimah oleh joystick akan mengirim data yang menunjukan ID
joystick (0x41 untuk joystick digital dan 0x37 untuk joystick analog red mode).
Pada saat yang bersamaan dengan joystick mengirim ID mikrokontroler juga
mengirim data (0x42) untuk meminta data dari joystick. Saat data (0x42) di
terima maka joystick akan membalas dengan mengirim data (0x52) sebagai
pemberitahuan bahwa data akan segera di kirim. Setelah itu joystick mengirim
data 6X8 bit yang berisi informasi tombol mana saja yang di tekan.
4. Scanner
Scanner
adalah suatu alat elektronik yang
fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy
hasilnya dapat langsung kamu lihat pada kertas
sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu
kemudian baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga
tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file
text, dokumen dan gambar.
Cara Kerja Scanner
Scanner adalah alat inputan komputer dengancara kerjanya yaitu
membaca gambar menggunakan sinar kemudian hasilnya dimasukkan kedalam komputer
berupa gambar. Scanner merupakan perangkat yang cara kerjanya sama dengan cara
kerjanya mesin fotocopy.
Ketika kamu menekan tombol mouse untuk memulai Scanning, yang
terjadi adalah:
1) Penekanan
tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali kecepatan
pada mesin scanner. Mesin yang
terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke
unit scanning.
2) Kemudian unit
scanning menempatkan proses pengiriman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk
langsung memulai scanning.
3) Nyala lampu yang terlihat pada
Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.
4) Setelah nyala lampu
sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat
pada layar monitor.
5) Apabila hasil atau tampilan
teks / gambar ingin dirubah, kita dapat merubahnya dengan
menggunakan software-software aplikasi yan
g ada. Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain- lain. pot
scanned.
5. Barcode
Barcode
termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk
membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical
yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya
menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku.
Untuk memahami bagaimana barcode scanner
bekerja, kita harus mengeksplorasi bagian-bagian berbeda dari perangkat itu.
Pada dasarnya, ada 3 bagian fungsional dalam sebuah barcode scanner, yaitu,
sistem pencahayaan, sensor / konverter, dan decoder.
Scanner barcode mulai dengan menerangi kode
dengan Red Light. Sensor dari barcode scanner mendeteksi cahaya yang
dipantulkan dari sistem pencahayaan dan menghasilkan sinyal analog dengan
tegangan yang bervariasi yang mewakili intensitas gelombang magnetik. Konverter
merubah sinyal analog ke sinyal digital yang dikirimkan ke decoder. Decoder
mengimplementasikan sinyal digital, mengkoreksi dan memvalidasi dengan
kalkulasi matematika, mengubahnya menjadi teks ASCII lalu mengirimkannya ke
komputer.
6. Touchpad
Touchpad
atau bisa juga disebut Trackpad adalah perangkat penunjuk (pointer) yang
terdiri dari permukaan khusus yang bisa menerjemahkan gerakan dan posisi jari
pengguna ke posisi relatif di layar. Unit input ini adalah fitur umum dari
laptop/notebook dan juga digunakan sebagai pengganti mouse komputer di space
meja yang kecil.
Ada dua
cara pokok bagaimana touchpad bekerja. :
a. Dalam pendekatan matriks, serangkaian konduktor diatur dalam sebuah array dari garis paralel dalam dua lapisan, dipisahkan oleh isolator dan persimpangan satu sama lain pada sudut yang tepat untuk membentuk grid. Sinyal frekuensi tinggi diberikan secara berurutan antara pasangan dalam grid array dua dimensi. Arus yang lewat di antara node sebanding dengan kapasitansi. Ketika virtual ground, seperti jari, ditempatkan di atas salah satu persimpangan antara lapisan konduktif beberapa bidang listrik dihubungsingkat ke titik ground ini, mengakibatkan perubahan kapasitansi yang besar di titik itu.
b. Capacitive shunt method, dijelaskan dalam catatan aplikasi oleh Analog Devices, merasakan perubahan kapasitansi antara pemancar dan penerima yang ada di sisi berlawanan dari sensor. Pemancar menciptakan medan listrik yang berosilasi di 200-300 kHz. Jika titik ground, seperti jari, ditempatkan antara pemancar dan penerima, beberapa garis medan didorong menjauh, seihingga mengurangi kapasitansi.
a. Dalam pendekatan matriks, serangkaian konduktor diatur dalam sebuah array dari garis paralel dalam dua lapisan, dipisahkan oleh isolator dan persimpangan satu sama lain pada sudut yang tepat untuk membentuk grid. Sinyal frekuensi tinggi diberikan secara berurutan antara pasangan dalam grid array dua dimensi. Arus yang lewat di antara node sebanding dengan kapasitansi. Ketika virtual ground, seperti jari, ditempatkan di atas salah satu persimpangan antara lapisan konduktif beberapa bidang listrik dihubungsingkat ke titik ground ini, mengakibatkan perubahan kapasitansi yang besar di titik itu.
b. Capacitive shunt method, dijelaskan dalam catatan aplikasi oleh Analog Devices, merasakan perubahan kapasitansi antara pemancar dan penerima yang ada di sisi berlawanan dari sensor. Pemancar menciptakan medan listrik yang berosilasi di 200-300 kHz. Jika titik ground, seperti jari, ditempatkan antara pemancar dan penerima, beberapa garis medan didorong menjauh, seihingga mengurangi kapasitansi.